BMW X5, SUV Pertama Buatan BMW

Aloha, selamat datang di dwaproject.com kali ini kita mengupas habis seluruh generasi BMW X5, the real SUV from BMW..
bmw x5

BMW X5 hingga tahun 2020 sudah masuk ke generasi ke empat. Generasi pertamanya diberi kode E53, lalu generasi kedua diberi kode E70, generasi ketiga berkode F15 dan yang terbaru kodenya G05.

Ada beberapa hal yang perlu Anda tau soal BMW X5. Pertama, mobil ini adalah SUV pertama buatan BMW. Setelah X5 keluar, dua tahun berikutnya BMW meluncurkan X3, lalu dilanjut X1, X2, X4, X6 dan X7.

Kedua, X5 sebenarnya lebih tepat disebut SAV (Sport Activity Vehicle) karena meski mampu melibas jalanan off road, sebenarnya X5 juga sangat lincah di jalan aspal, berkat perpaduan teknologi BMW yang menjadikannya the ultimate driving machine.

Di pasaran, BMW X5 sangat bersaing dengan musuh bebuyutan BMW yaitu Mercedes Benz M-Class, lalu ada pesaing dari Jepang, Lexus RX.

BMW E53

Sebagai generasi pertama, BMW E53 diproduksi dari 1999-2005. BMW menyebut E53 adalah mid-size luxury crossover SAV. Mobil ini memiliki dua versi penggerak roda, rear wheel drive dan all wheel drive.


E53 dibuat saat BMW masih dimiliki perusahaan otomotif Inggris, Land Rover. Makanya, beberapa komponen E53 berbagi dengan mobil buatan Land Rover yaitu Range Rover L322, seperti all wheel drive system dan hill descent system.

MESIN

BMW E53 menggunakan dua tipe mesin, bensin dan diesel. Kapasitas mesin terkecilnya 3.000 cc in-line 6, lalu terbesar 4.800 cc V8.

Meski memakai mesin V8 kapasitas besar, namun E53 tidak bisa berlari kencang bagai sport car. Karena desain crankshaft-nya dibuat crossplane, sehingga menghasilkan torsi besar dan getaran halus, namun kurang bertenaga di putaran atas.

Supaya lebih jelas tipe apa saja yang ditawarkan dari E53, silakan lihat gambar dibawah:
Mesin E53 itu dipadukan dengan transmisi 5 speed manual dan otomatis, serta 6 speed maunal dan otomatis.


DESAIN DAN DIMENSI

E53 didesain oleh Chris Bangle dan Chris Chapman. Pada awal tahun 2000an, memang Chris Bangle banyak mendesain mobil BMW berbagai seri.

Secara tampilan, memang E53 terkesan gagah dan sporty. Lampu utama empat buah ciri khas BMW, grill yang proporsional, serta bemper depan yang terlihat kekar. 

Namun banyak yang menyebut bahwa desain E53 memiliki kemiripan desain dengan Range Rover L322 keluaran Land Rover, bagaimana menurut Anda?

Untuk dimensi, BMW E53 ukurannya tergolong besar. Wheelbasenya mencapai 2,8 meter, panjangnya 4,6 meter, lebarnya 1,8 meter dan tingginya bervariasi, tergantung kapasitas mesin. 

FITUR DAN TEKNOLOGI

Fitur yang ditawarkan di E53 memang sudah tidak terlalu canggih untuk saat ini, wajar karena memang ini generasi pertama dari BMW X Series. Namun tetap canggih jika dibandingkan dengan SUV kelas menengah buatan Jepang.

Fitur seperti climate control dengan outside temperature, electric seat, dual SRS Airbag, headlights washer, rem ABS, Active Stability Control, hill descent assist, steering control button dan multimedia system dengan navigasi sudah menjadi fitur standar.


Bahkan versi E53 special edition sudah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas keamanan. Beberapa di antaranya adalah perlindungan balistik B4/VR4 yang mampu menangkal peluru 357 Magnum hingga .44 Magnum serta ban RFT (Run Flat Tire). Ban ini bisa tetap digunakan untuk melaju dengan kecepatan 80 km/jam selama 50 km meskipun dalam keadaan kempes.

FACELIFT

Pada 2003, BMW melakukan sedikit perubahan pada E53 yang disebut LCI (Lifecycle Impulse). Beberapa perubahan seperti lampu depan baru, beberapa warna eksterior baru, sistem penggerak empat roda baru dan mesin yang ditingkatkan.

E53 mendapat mesin 4.4i baru yang memulai debutnya di Seri 7 2002; output daya naik dari 290-315 HP. Juga mulai April dan seterusnya, X5 4.8is menghasilkan 355 HP.


Bagi Anda yang ingin melihat bagaimana user experience dari BMW E53, bisa klik link dibawah ini. Kami telah mewawancarai pengguna E53, lengkap beserta biaya perawatan dan keluh kesah merawatnya.


BMW E70

Generasi kedua setelah E53 diberi kode E70. Mobil ini diproduksi mulai 2007 hingga 2013. Di mobil E70, BMW juga meningkatkan teknologi xDrive yang sempat dipasang di E53 facelift. 

Mobil ini juga menggunakan suspensi double wishbone di bagian depan, lalu transmisi manual sepenuhnya ditiadakan, hanya menyisakan transmisi otomatis.

Sekilas, berbedaan eksterior antara E53 dan E70 terlihat dari headlight, washer headlight, kap mesin, bemper depan-belakang dan grill-nya.

MESIN

Dari sisi mesin, E70 sudah tidak memakai mesin kode "M" dan digantikan dengan mesin kode "N" yang lebih modern. Mesin itu sudah memakai teknologi Valvetronic Dual VANOS yang membuat tenaganya meningkat tapi tetap irit bensin.

Line up mesin E70 juga lebih banyak, karena ada versi xDrive dari tiap kapasitas mesin. Dua pilihan tipe mesin masih dipertahankan yaitu bensin dan diesel.

DESAIN DAN DIMENSI

Sebagai generasi kedua BMW X5, E70 ini lebih panjang dan lebih lebar dibandingkan E53. E70 lebih lebar 60 mm, 165 mm lebih panjang, jarak sumbu roda 110 mm lebih panjang, tetapi tetap pada ketinggian E53 X5 pada 1.766 mm.
Dari segi desain, E70 terlihat lebih modern dibanding E53. Penggunaan washer lampu utama tetap dipertahankan tapi disembunyikan, sehingga saat washer belum dipakai, maka itu akan sembunyi di dalam bemper depan, makin canggih.

Sementara dari segi interior, E70 mengalami modifikasi total menjadi lebih luas dan modern. Dengan kapasitas mencapai 7 penumpang, atap kaca panorama, dan sebuah layar iDrive berukuran besar.

FITUR DAN TEKNOLOGI

E70 sudah banyak dipasangi teknologi canggih, bahkan sampai sekarang masih terbilang canggih.

Salah satunya adalah sistem xDrive AWD yang berfungsi untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil ketika kecepatan mobil berubah serta meningkatkan kekuatan cengkraman ban ketika melewati jalan yang licin.

Selain itu, E70 juga dilengkapi dengan sistem iDrive yang dapat digunakan untuk mengontrol sistem audio, navigasi, komunikasi dan pendingin udara secara mudah melalui LCD yang terletak pada dasbor mobil. 

Interior E70 juga memanfaatkan bahan polipropilen yang tidak mudah rusak dan bersifat lebih lentur, sehingga nyaman untuk digunakan.

BMW E70 juga dibekali dengan sistem Active Steering, Adaptive Drive, Active Roll Stabilization, dan Adaptive Shock Absorbers yang berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan pengendara dalam mengendalikan roda mobil. Untuk menghemat bahan bakar dan emisi CO2, digunakan juga sistem Efficient Dynamics pada E70.

Ditambah lagi, BMW E70 merupakan kendaraan pertama yang memanfaatkan FlexRay, protokol komunikasi jaringan yang jauh lebih cepat dan andal dibandingkan sistem CAN  (Controller Area Network) dan TTP (Time-Triggered Protocol).

Sisanya, fitur yang ada di E53 juga sudah terpasang di E70 sebagai fitur standarnya.

LIFCYCLE IMPULSE (LCI)

Pada 2010 E70 mengalami siklus LCI (facelift). Model LCI ini dipamerkan di New York Auto Show pada April 2010 dan diperkenalkan sebagai model 2011. 

Perubahannya terlihat di bumper depan dan belakang, intake udara, lampu depan dan lampu belakang serta warna eksterior dan interior baru dan kombinasi opsi baru.

Berbagai mesin baru juga dipasang, seperti mesin turbocharged dengan direct injection. Di pasar Amerika Utara, ada versi xDrive 35i twin-scroll turbo enam silinder dan xDrive50i twin turbo V8, keduanya dipasangkan dengan transmisi Steptronic otomatis delapan kecepatan.

BMW F15

Generasi ketiga dari X5 diberi kode F15, mobil ini diproduksi mulai dari 2013-2018. F15 pertama kali diperkenalkan pada ajang Frankfurt Motor Show 2013, Jerman. Beberapa line up-nya adalah xDrive50i, xDrive30d, M50d. BMW xDrive40d, xDrive35i, xDrive25d, sDrive25d.

BMW F15 lebih lebar 5 mm, 26 mm lebih panjang, dan 14 mm lebih rendah dari E70, tetapi wheelbase tetap di 2,933 mm. Di bagian depan F15 mengambil desain dari Seri F30 3 sedangkan di bagian belakang mirip dengan model seri X lainnya.


MESIN

Pada sektor mesin, F15 menggendong TwinPower Turbo (turbocharger ganda), High Precision Injection, dan valvetronic. Teknologi ini dapat menghasilkan respons dan efisiensi yang baik, khususnya dalam konsumsi bahan bakar.

Varian bensin dan diesel masih ditawarkan, namun kali ini varian diesel lebih banyak dibanding bensin. Dan BMW memasukkan tipe M50d, yaitu mesin diesel dengan tenaga terbesar.


Semua tipe BMW F15 menggunakan transmisi 8-speed ZF Steptronic Automatic, sehingga sudah tidak ada lagi pilihan transmisi manual.

DESAIN DAN DIMENSI

Desainer eksterior dari F15 bernama Mark Johnson. Ia sukses membuat BMW X5 terlihat makin gagah dan modern, berkat lampu LED yang lebih sipit, bemper depan dan kap mesin yang terlihat kekar, ciri khas BMW X5.

F15 juga memiliki interior yang lebih modern dan canggih. Sebuah layar 10,25 inci telah disematkan di tengah dasbor, dan dapat dikendalikan dengan tombol iDrive.

F15 juga dilengkapi fitur surround-view camera yang dapat menunjukkan bagian depan mobil, plus bergerak secara otomatis saat Anda melalui jalan yang sempit.

Untuk dimensinya, F15 sedikit lebih panjang dan lebar dibanding E70. Supaya lebih jelas berapa ukuran pasti F15, silakan lihat gambar dibawah.

FITUR DAN TEKNOLOGI

BMW mengklaim, F15 terbuat dari baja berkekuatan sangat tinggi dalam struktur bodi, termoplastik di panel samping, aluminium di kap mesin, dan magnesium sehingga membuat BMW X5 baru lebih ringan.

Tujuannya agar konsumsi BBM, handling dan kecepatan F15 lebih baik dibanding E70.

Mode SPORT, SPORT+, ECO PRO, dan The COMFORT,  bisa dipilih untuk memberi kenyamanan berkendara, yang memungkinkan Anda menyesuaikan karakteristik respons akselerator, power steering, dan transmisi otomatis.

Fitur keselamatan Lane Departure Warning juga telah ditambahkan. Teknologi ini akan memberi Anda peringatan visual, atau suara yang akan terdengar jika ada bahaya yang terdeteksi. Pada saat yang sama, sistem rem secara otomatis dipersiapkan untuk mengurangi jarak berhenti.

Ditambah lagi ada fitur Traffic Jam Assistant untuk Driving Assistant Plus, BMW Parking Assistant yang disempurnakan (akselerator, pedal rem, kontrol perpindahan gigi) juga sudah tersedia di F15.

Ada fitur unggulan lain seperti Adaptive M Suspension, yaitu air suspension bisa menyesuaikan dengan kondisi jalan yang akan dilewati, dipadukan dengan penyesuaian electric power steering dan Dynamic Damping Control.

Sisanya, fitur standar yang tersedia di E70 juga menjadi fitur standar di F15, membuat BMW X5 ini menjadi salah satu SUV tercanggih yang beredar di pasaran.

G05

Generasi paling baru dari BMW X5 diberi kode G05. Mobil ini pertama kali diluncurkan pada 2018, lalu mulai masuk pasar Indonesia pada pertengahan 2019. 


Secara tampilan, G05 tidak berbeda jauh dengan F15, hanya perbedaan lampu utama dan grill yang makin besar yang terlihat sangat berbeda. Di mobil berkode G, BMW memang sengaja mendesain grill ukuran besar di seluruh mobilnya.

MESIN

BMW G05 masih mempertahankan mesin diesel dan bensin. Namun pada G05, lebih banyak varian dengan mesin bensin daripada mesin diesel.

Selain itu di tipe xDrive45e, BMW menanamkan teknologi hybrid. Ada motor elektrik yang tersinkronisasi dengan mesin bensin, sehingga menambah torsi serta mengurangi konsumsi BBM. 


Semua varian G05 menggunakan transmisi yang juga dipakai di F15, yaitu 8-speed ZF Steptronic Automatic yang sedikit disempurnakan oleh BMW.

DESAIN DAN DIMENSI


G05 menggunakan platform BMW's Cluster Architecture (CLAR) yang juga ditemukan di Seri G11 7 dan Seri G30 5. Dibandingkan dengan pendahulunya, G05 X5 lebih panjang 36 mm, 66 mm lebih lebar, dan 19 mm lebih tinggi.

Fitur suspensi belakang lima link dan juga tersedia dengan kemudi empat roda atau suspensi udara yang dapat disesuaikan yang dapat dinaikkan atau diturunkan dengan 40 mm (2 in). 

FITUR DAN TEKNOLOGI

Fitur standar di G05 salah satunya seperti lampu depan LED, peredam yang dikontrol secara elektronik, kursi olahraga dan pemanas listrik, dan dua layar 12,3 inci untuk panel instrumen dan sistem iDrive. 

Model G05 X5 juga tersedia dengan lampu laser, cupholder yang bisa dipanaskan dan didinginkan, sunroof panoramik dengan pola LED, dan langganan Microsoft Office 365 dan Skype for Business dengan pembaruan over-the-air. 

Sistem Digital Key baru juga memungkinkan smartphone digunakan sebagai keyfob untuk mengunci atau membuka kunci mobil melalui NFC.

Pada bulan Agustus 2019, BMW mengenalkan varian mobil lapis baja yang disebut X5 Protection VR6, yang dapat menahan serangan dari peluru AK-47.

Yak, begitulah ulasan kami tentang BMW X5, mobil SUV yang sampai saat ini sudah masuk empat generasi. Selanjutnya kami akan membahas seri x lain yaitu BMW X6, pantau terus dwaproject.com

Posting Komentar

0 Komentar